Thursday, April 23, 2015

Partai Demokrasi Minus Regenerasi

Kamis,  9 April 2015  −  09:36 WIB
Victor Silaen
Ada beberapa hal yang mengherankan dari sistem demokrasi di Indonesia. Pertama, masa jabatan presiden dan kepala daerah dibatasi hanya boleh dua kali berturut-turut. 


Tetapi, mengapa masa jabatan wakil rakyat (DPR, DPD, dan DPRD) tak ada batasnya? Kedua, partai politik adalah elemen yang sangat penting dalam sistem demokrasi. Buktinya, partai selalu berperan penting dalam mengusung calon-calon pemimpin di aras lokal maupun nasional. 

Yaman dan Perang Proxy Saudi-Iran?


Kamis,  9 April 2015  −  09:36 WIB
Yaman dan Perang Proxy Saudi Iran
Indriana Kartini
Perang di Yaman menambah deretan panjang konflik di kawasan Timur Tengah. Kali ini kekuatan asing yang diwakili koalisi negaranegara Arab yang dipimpin oleh Arab Saudi melakukan intervensi atas situasi politik dalam negeri Yaman. 


Koalisi negara-negara Arab yang bergabung antara lain Uni Emirat Arab, Kuwait, Qatar, Bahrain, Maroko, Sudan, dan Yordania. Koalisi ini juga didukung oleh Turki, Pakistan, Mesir, AS, dan Israel. AS dalam hal ini memberikan dukungan intelijen dan logistik melalui the United States Central Command yang bertanggung jawab untuk wilayah Timur Tengah.

Merokok Tidak Membunuhmu

OPINI

Merokok Tidak Membunuhmu

Senin,  20 April 2015  −  09:13 WIB
Merokok Tidak Membunuhmu
Mohamad Sobary Esais, Anggota Pengurus Masyarakat Bangga Produk Indonesia, untuk Advokasi, Mediasi, dan Promosi. Penggemar Sirih dan Cengkih, buat Kesehatan. Email: dandanggula@hotmail.com
Kejujuran itu aspek penting di dalam hidup kaum terpelajar, yang bergulat di dalam dunia ilmu, untuk mencari kebenaran. 


Kaum terpelajar dicintai Allah Yang Maha Kuasa karena keterpelajarannya. Mereka, di dalam tradisi Minangkabau, dihormati, dengan ungkapan ”selangkah didahulukan, seranting ditinggikan”. Mereka juga sangat dihormati, sebagaimana dunia Minangkabau menghormati orang kaya. 

Semangat Bandung

OPINI

Semangat Bandung

Rabu,  22 April 2015  −  11:28 WIB
Semangat Bandung
DINNA WISNU, PhD
DINNA WISNU, PhD 
Pengamat Hubungan Internasional, 
Co-founder & Director Paramadina Graduate School of Diplomacy 
@dinnawisnu

Sebagian besar dari kita mungkin bertanya-tanya tentang apa manfaat peringatan Konferensi Asia-Afrika (KAA) tahun ini untuk kita. Beberapa pendapat memandang konferensi ini hanya sekadar rutinitas dan seremonial. 

Hampir seluruh negara yang tergabung dari benua Asia- Afrika telah berubah jauh kondisi politik dan ekonominya. Hampir semua sudah merdeka, mereka tidak lagi terjebak untuk memilih bersekutu dengan blok komunis atau blok kapitalis. Meskipun ada yang hidup relatif berkecukupan, masih ada negara-negara yang hidup di bawah garis kemiskinan. 

Wednesday, April 22, 2015

Menagih Janji Jokowi untuk Pengembangan Ekonomi Kreatif

OPINI > DUDUK PERKARA > MENAGIH JANJI JOKOWI UNTUK PENGEMBANGAN EKONOMI...

DUDUK PERKARA

Hampir enam bulan sudah pemerintahan Presiden Joko Widodo berjalan sejak dilantik pada 20 Oktober 2014. Namun, salah satu program primadona yang dijanjikan saat kampanye dulu, yaitu pengembangan ekonomi kreatif, justru belum tersentuh. Bahkan, program-program lama yang sudah berjalan pada masa pemerintahan sebelumnya kini justru ikut mandek.

Menyegarkan Pemikiran Feminisme di Indonesia

PINI > ARTIKEL > MENYEGARKAN PEMIKIRAN FEMINISME DI INDONESIA
Tidak sekali Indonesia dijadikan rujukan sebagai gerakan feminisme progresif dalam perjuangan melawan patriarkisme, misoginisme, dan seksisme.
Meski turunan dari ketiga sumber diskriminasi dan kekerasan seksual dan jender tersebut sangat kompleks, seperti politik jender dan seksualitas negara, fundamentalisme dan konservatisme agama, tradisionalisme sosial-budaya, gerakan feminisme kita dinilai memiliki kemampuan dalam menantang masalah tersebut. Hal ini tidak terlepas dari kekuatan gerakan feminisme kita yang sanggup menggabungkan aktivisme politik dan aktivisme intelektual, dan itu sudah berlangsung sejak awal sejarahnya.

Impian Kartini dalam Nawacita

OMAS BULAN SAMOSIR

Sembilan agenda prioritas (Nawacita) Joko Widodo-Jusuf Kalla untuk rakyat Indonesia dituangkan dalam sembilan agenda pembangunan nasional Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional 2015-2019. Cita-cita Kartini dalam memajukan harkat dan peranan perempuan sesungguhnya sudah termaktub dalam RPJMN tersebut.