Muktamar Muhammadiyah
Hajriyanto Y Thohari
Kompas Cetak | 3
Agustus 2015
Muhammadiyah menggelar muktamar ke-47, 3-7 Agustus
2015, di Makassar. Muktamar pertama di abad yang kedua usianya ini bertema
”Gerakan Pencerahan menuju Indonesia Berkemajuan”, sebuah tema yang
menggambarkan wilayah kepeduliannya yang mengatasi batas-batas golongan, suku,
etnis, dan agama.
Sebagai gerakan yang telah berumur 103 tahun, bukan
masanya lagi bagi Muhammadiyah memperkatakan nasionalisme, patriotisme,
inklusivisme, dan pluralisme secara verbal dengan segala jargon kenes seperti
yang dilakukan anak-anak baru gede. Muhammadiyah tak lagi berada pada fase
diskursif, tetapi sudah lama dalam fase praksis. Ketika orang berwacana tentang
toleransi, moderasi, keterbukaan, atau pluralisme, Muhammadiyah mendirikan
Universitas Muhammadiyah Sorong (9.000 mahasiswa), Sekolah Tinggi Ilmu Keguruan
dan Pendidikan Kabupaten Sorong (3.000 mahasiswa), Universitas Muhammadiyah
Kupang (4.000 mahasiswa),di mana sivitas akademikanya 55 persen-80
persenberagama Kristiani.